Glaukoma adalah kerusakan saraf penglihatan mata akibat tekanan di dalam bola mata yang meningkat  disertai adanya defek (kerusakan) lapang pandang.

Di Indonesia, penyakit ini merupakan penyebab kebutaan kedua setelah katarak. Secara umum, gejala penyakit ini dapat dibagi menjadi 2 yaitu yang tenang dan yang akut. Jenis yang tenang, sesuai namanya, tidak memberikan keluhan pada pasien kecuali bila sudah berat, lapang penglihatannya akan menyempit dan bila tidak diobati akan menyebabkan kebutaan total.

Walaupun penyakit ini tidak menular, namun dapat diturunkan. Jenis yang kedua ditandai dengan mata merah, penglihatan buram, sakit kepala, mual hingga muntah. Tekanan mata harus segera diturunkan karena dapat menyebabkan kerusakan saraf yang permanen. Penanganan glaukoma bisa melalui obat-obatan, laser hingga operasi.

(resensi oleh Dr. Rose Setiawan, SpM, MSc)

NB:

*Pertanyaan konsultasi online yang sifatnya tidak penting/bercanda/mengandung unsur SARA/kurang sopan/tidak berbahasa Indonesia yang baik, akan langsung  dihapus dari forum ini.

**Cantumkan Nama (asli atau alias)/Jenis kelamin/Usia/Riwayat penyakit/Pertanyaan dengan jelas.


13 Responses to “Konsul Glaucoma”

  1. Lili Sugeng Diko Nugroho Says:

    Dear Dokter

    Ayah saya 79 tahun, telah mengalami stroke beberapa kali. Beberapa minggu yang lalu, bangun tidur di pagi hari tiba-tiba mengeluh tidak bisa melihat. Setelah ke dokter mata disrankan untuk periksa gula darah karena tidak ditemukan katarak ataupun yang lainya. Hasil lab gula darahnya 160, belum terlalu tinggu juga tentunya.
    Setalah saya tanya sebenarnya yang dikeluhakan adalah ayah saya bisa melihat dengan cukup jelas benda-benda disekelilingnya tapi waktu tangan nya mau mengambil tidak bisa. Contoh saat ayah saya pengen mengambil korek api untuk menyalakan rokoknya dia lihat korek diatas meja tapi tanganya sangat sulit mengambilnya. Begitu juga waktu mau menyalakan rokoknya dengan korek maka titik api tidak bisa diletakan dengan baik di ujung rokok.
    Mohon kiranya dokter dapat meberi informasi apa yang sebenarnya ayah saya derita, dan terapi apa yang harud dilakukan.

    Terimakasih atas bantuanya

    Lili Sugeng


    1. Selamat pagi Ibu Lili,

      Saraf mata kita sebenarnya adalah bagian dari otak, berjalan panjang dari dalam bola mata kita hingga ke lobus oksipitalis. Bayangan yang diterima retina akan diteruskan hingga ke otak bagian belakang. Mata kanan dan kiri masing-masing menerima bayangan dan akan diproses dalam otak membentuk 1 bayangan yang overlapping sehingga lapang pandang kedua mata tersebut bisa bersatu, tidak terpisah.

      Dalam hal ayah Ibu Lili, penglihatan dengan gerakan tangan tidak terkoordinasi dengan baik, sepertinya selalu ada jarak yang tidak tepat, kemungkinan karena lapang penglihatan tidak overlapping antara kedua mata. Mungkin karena stroke yang terakhir mengenai bagian dari saraf mata tersebut. Untuk mengetahui lokasi persisnya dari saraf mata yang terkena stroke tersebut dapat dilacak dengan pemeriksaan mata mendetail, CT Scan/MRI dan didukung dengan pemeriksaan perimeteri/lapang pandang.

      Dari hasil tersebut akan diketahui jenis gangguan lapang pandang dan lokasinya, serta menjadi data dasar untuk follow up ke depannya. Saran saya, bila ingin mengetahui kondisi saraf mata ayah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata yang memiliki fasilitas memadai tersebut.

      Salam,
      Rose

  2. ratih Says:

    hai dok..
    sy ratih,usia 21 th.mata kiri dan kanan sy minus 0,25.
    yg mau sy tanyakan,knp ya dok,akhir2 ini bola mata kanan sy terasa sakit?sblmnya tu gatal2,kemudian sy kucek-kucek dok.
    apakah itu ada hubungannya dgn gigi geraham bawah sy yg bolong ya dok?karena sy baca di artikel,katanya ada hubungannya dgn itu.
    Mohon di balas ya dok.agar pikiran sy jd tenang.
    Terima Kasih :)


    1. Selamat pagi Ratih,

      Bola mata yang sakit dapat terjadi karena berbagai sebab. Pertama mungkin ada kenaikan tekanan bola mata, kedua mungkin karena ada infeksi di daerah mata, ketiga mungkin karena pengaruh gigi yang bermasalah, atau ada rangsangan pada pembuluh darah atau saraf di sekitar mata. Mata gatal tersebut mungkin tidak berhubungan langsung dengan bola mata yang sakit.

      Sebaiknya memang dicek penyebabnya secara pasti ke dokter mata, oleh karena bila penyebabnya adalah kenaikan tekanan bola mata atau infeksi, harus segera diatasi karena dapat mengakibatkan efek samping sampai kebutaan.

      Salam,
      Rose


  3. Selamat siang, Dok. Saya Jun-jun dari Tasikmalaya. Mau nanya, adik saya usia 14 tahun sudah sekitar 10 hari mata kanan penglihatannya terasa buram. Tapi tidak kelihatan merah dan tidak berair. Sudah diperiksa, kata dokternya disebabkan oleh virus. Yang menyebabkan pengeruhan kaca belakang mata. Saya minta solusinya,Dok.

    Terimakasih.

  4. setiyo Says:

    salam
    bu dokter mohon bantuan … paman saya setelah tdk tidur 2 hari terkena serangan darah tinggi .. memang sudah punya riwayat darah tinggi …
    pertanyaan saya utk serangan darah tinggi yg terakhir ini menyisakan keluhan setelah kondisi tubuh normal yaitu pandangannya seperti terhalang ketika melihaat jadi cuman 50% saja yg terlihat mata… ada pandangan yg terhalangi (terlihat gelap bagian atas dan kiri ketika melihat). Bila sekitar mata dipijat pijat maka pandangan akan tampak agak lebar sebentar tapi nanti kembali lagi seperti ada yg menghalangi … tapi sepertinya bukan katarak karena diidentifikasi kataraknya sangat2 kecil dan tdk bisa dioperasi…
    bagaimana solusinya ya dok .. tks
    widisetyo@yahoo.co.id

  5. agus trianto Says:

    selamat siang…
    mau konsultasi dok..saya sudah hampir 4 bulan timbil belum sembuh2..sudah berobat ke dokter berkali2 tapi belum sembuh juga….terakhir periksa ke dokter spesialis kulit…tapi belum ada reaksi kesembuhan,,,,kira2 obat apa ya dok yang tepat buat saya?? uda gak tahan timbilen terus….mohon jawabannya,,,

  6. arfan Says:

    Malam Dok.
    Saya pria berumur 29 tahun. Sejak 24 6 SD saya sudah memakai kacamata mulai dari minus 2.5 kiri dan kanan tanpa silindris. Minusnya bertambah terus hingga usia saya mencapai 24 tahun menjadi minus 6 kn/kr tanpa silindris, tapi mulai berkurang lagi sampai sekarang menjadi minus 4,15 dan 4,25 dengan silinder kn 1,25 dan kr 0,75. tapi sekarang saya makin susah melihat disiang hari, kata dokter saya mengidap buta surya. apa itu buta surya dok?bisakah diobati?biayanya berapa kira2 dok? trmksh.

  7. Imran Says:

    Selamat Siang Dok…

    Saya Imran umur 31 thn, Dulu ketika saya kelas 1 SMA mata kiri saya pernah kena benturan tutup botol coca-cola sewaktu membuka botol tersebut dan itu menyebabkan mata kiri saya merah semua dimatanya hingga tak bisa melihat, saat itu langsung dibawa berobat kedokter mata, dan diadakan pengobatan rutin hingga mata kiri saya dapat melihat kembali dan merah dimata hilang semua, cuma penglihatan saya tidak bisa maksimal lagi karena setiap objek yang saya lihat dengan mata kiri saya menjadi bergelombang dan patah-patah ( penglihatan mata kiri hanya berfungsi 50-60%), pengobatan yang dulu dilakukan hanya obat tetes dengan cendo Xitrol. Awalnya saya sih terbiasa dengan kondisi seperti itu karena saya berfikir itu adalah kecelakaan, namun setelah saya bekerja saya sering mengalami kedua mata saya sering menjadi merah sekali dan gampang lelah & ngantuk, hal ini membuat saya tidak nyaman. saya juga kurang tahu apakah ini ada efek dari kurang maksimalnya mata kiri saya.
    Pertanyaanya :
    1. Apakah Mata Kiri saya masih mungkin normal kembali ?
    2. Pengobatan apa yang harus saya lakukan ?

    Terima Kasih, God Bless

  8. indra ardiansyah Says:

    Salam bu dokter,
    saya indra umur 26 tahun dan biasa tidak berkacamata meskipun pas sma pernah didiagnosis udah min 0.5.
    lalu pada bbrp bulan lalu mata kanan saya sempet kena gores di retinanya bagian yg lebih kanan bawah ada luka robek yg kira2 1mm gt(pastinya ada di gambar hasil cek yg skrg ga di tempat) lalu kelopak mata atas nya jadi kaya turun trus ga mau naik otomatis dan ga bisa dikontrol gt
    lalu saya ke dokter mata klinik nusantara di kemayoran tp karena kurang beruntung dapet yg junior ato tidak berpengalaman kali,setelah brp kali pake mesin masih ga bisa kasi kesimpulan dan perlu tanya rekan yg lebih senior katanya lewat email. denger gt otomatis orangtua saya langsung kurang seneng apalagi setelah complain lama dan sebgainnya kemudian diberitahu kalo die mau pasang lensa di mata saya.nenek saya yg pernah pasang lensa karena kasus katarak langsung ga setuju dan akhirnya kita pergi dengan perjanjian untuk datang lagi dan untuk sementara diberi obat drop. tp kemudian situasi membaik dan kelopak mata saya kembali normal dan saya akhirnya karena ragu2 jg ga pergi follow up lagi.
    tapi bbrp hari lalu mata kanan yg sama ini mulai sakit dikit seperti ada tekanan gt dan saya pertama sangkanya kurang tidur maka itu saya acuhkan dan berusaha tidur lebih banyak tp setelah jumat dan sabtu ini saya tidur seharian dan malah tambah parah kondisinya,(kalo bergerak jadi lebih sakit), maka saya jadi kawatir dan mulai browsing kira2 kena apa mata saya ini.
    skrg sih yg kerasa dan terlihat adalah mata jadi merah dan aga bengkak dan ada nyeri dikit2 yg bertambah sakit jika saya bergerak ato ada perubahan intensitas chaya gt
    pertanyaan saya adalah kalo berasa ada nyeri dan ada tekanan gt dan merah dan sakit kalo bergerak gt apa aja kemungkinannya?apakah kita bisa simpulkan ini pasti adalah salah satu glaukoma?ato mungkin yg lain?dan apa kira2 yg bu dokter rekomendasikan dan kalo bisa klinik spesifik apa di jakarta yg saya bisa pergi tanya gt?
    trims banyak untuk waktu dan reply anda yah dok:)

  9. octavianty Says:

    Slmt Sore Dok…

    Ibu saya (55thn) .saat akan pergi haji ibu saya diperiksa kesehatan dan dinyatakan menderita penyakit paru dan oleh dokter d anjurkan meminum obat paru selama 6 bln.dan selama berada disana ibu saya rajin mengkonsumsi obat tersebut.akan tetapi pada bulan ke-2 setelah makan obat paru tsb, kedua matanya mulai kabur dan semakin kabur hingga saat ini. sewaktu berobat k dokter mata, dokter tsb mengatakan kalau mata ibu saya keracunan obat paru yang mengakibatkan kedua mata kabur.
    yang ingin saya tanyakan, apakah memang ada penyakit seperti itu? dan apa solusinya dok?. saya udah beberapa kali ke spesialisasi mata..tapi tidak ada perubahan..
    sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan terima kasih.


  10. Selamat malam Thamrin,
    Penglihatan mendadak buta dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti stroke mata,glaukoma atau kelainan di saraf mata atau retina akibat penyakit lain. Perlu diketahui adakah riwayat penyakit mata sebelumnya seperti glaukoma, retinopati diabetes,darah tinggi,kelainan retina,kolesterol tinggi dan lain-lain.
    Segera mencari pertolongan ke dokter mata. Semoga mendapatkan pertolongan yang tepat.

    Salam,
    Rose


  11. Selamat malam Selamat,
    Memang harus dicek apakah masih ada fungsi penglihatan atau tidak dan penyebab mata putihnya itu dulu karena apa. Bila kondisinya masih memungkinkan,dapat dilakukan cangkok kornea supaya membantu penglihatannya. Hindari terkena debu yang bisa mengakibatkan iritasi dan infeksi yang lebih parah. Bila banyak mengeluarkan air mata,harus segera diobati.

    Salam,
    Rose

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 300 other followers